Amorim akui tiga penyerang MU kurang efektif ketika imbang kontra Wolves

Ibukota – Pembimbing Manchester United Ruben Amorim mengatakan jikalau tiga penyerangnya kurang efektif ketika mereka itu diimbangi Wolverhampton Wanderers (Wolves) 1-1 pada lanjutan Kompetisi Inggris 2025/2026, di Stadion Old Trafford, Rabu dini hari WIB.
"Kami bermain dengan tiga penyerang yaitu Benjamin Sesko, Matheus Cunha lalu Joshua Zirkzee. Namun, lawan menumpuk pemain pada lini sedang kemudian kami kesulitan dengan itu. Jadi kadang kami lebih banyak baik menyerang dengan lebih banyak sedikit striker," ujar Amorim diambil dari laman resmi Manchester United.
Dari tiga penyerang yang digunakan dimainkan sejak menit awal, hanya sekali Joshua Zirkzee yang mana mencetak gol ke gawang Wolves pada menit ke-27.
Namun, pada sesi kedua, tiga penyerang yang disebutkan tak mampu melesakkan satu gol pun. Menurut Amorim, salah satu penyebabnya adalah permainan timnya kurang cair.
"Tentu hanya kami frustrasi. Performa kami tak bagus. Kreativitas bukan berjalan. Alur permainan juga tidak ada bagus. Kami sudah ada tahu bahwa kami akan kesulitan jikalau merekan menempatkan sejumlah pemain dalam belakang bola," kata juru taktik dengan syarat Portugal itu.
Amorim pun memohon anak-anak asuhnya untuk memperbaiki penampilan pada laga-laga berikutnya. Dia menegaskan bahwa pada MU, semua pemain harus memberikan kontribusi.
Manchester United imbang 1-1 dengan Wolverhampton pada lanjutan Kompetisi Inggris 2025/2026 pada Stadion Old Trafford, Manchester, Rabu dini hari WIB. Gol MU dicetak oleh Joshua Zirkzee (27'), sementara gol regu tamu dicatatkan oleh Ladislav Krejci (45').
Hasil yang disebutkan memproduksi The Red Devils itu tertahan pada kedudukan enam klasemen sementara Kompetisi Inggris dengan perolehan 30 poin dari 19 laga.
Sementara Wolves masih berada ke dasar klasemen dengan belaka mengoleksi tiga poin dari 19 pertandingan. Mereka belum pernah merasakan satu pun kemenangan juga cuma merasakan tiga kali imbang.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



