Sepak bola

Kejuaraan ASEAN futsal jadi event pembuktian bagi Guntur Sulistyo

DKI Jakarta – Pemain timnas futsal Negara Indonesia Guntur Sulistyo Ariwibowo mengumumkan Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 akan dijadikan kompetisi pembuktian pasca ia absen membela grup Garuda pada Piala Asia Futsal 2026.

Guntur tak masuk skuad akhir pasukan Hector Souto pada Piala Asia Futsal 2025, di mana Indonesi mampu berubah jadi finalis sebelum kalah adu penalti dari regu yang mana kemudian berubah menjadi juara, Iran, pada Februari.

“Kalau saya pribadi kemarin Piala Asia (futsal), saya bukan ikut. Ini adalah jadi kompetisi pembuktian buat kita bahwa kita juga bisa,” kata Guntur pada waktu ditemui setelahnya menjalani latihan timnas futsal pada Jakarta, Rabu.

“Kita dalam Piala Asia (futsal) hanya sekali Dewa (Rizki) dan juga Yogi (Saputra) yang dimaksud ikut. Jadi sebagian lainnya itu pemain baru. Ini adalah jadi turnamen pembuktian juga buat kita,” lanjutnya.

Hector Souto masih menggunakan 19 pemain untuk mengisi timnas futsal yang akan bertarung pada Kejuaraan ASEAN 2026 di Thailand pada 5 sampai 13 April. Menjelang pertandingan ia baru akan mengerucutkan skuadnya berubah menjadi 14 pemain sesuai regulasi.

Menatap Kejuaraan ASEAN Futsal 2026, terlebih dengan status juara bertahan kemudian finalis Piala Asia Futsal 2026, Guntur menyatakan bahwa hal itu tidaklah mengakibatkan tekanan terhadap dirinya.

“Kalau tekanan bukan ada, cuma motivasi pribadi saja. Tahun ini dengan persiapan seperti ini, instruktur (Hector Souto) juga bilang bahwa target kita tak juara. Kalau target (pribadi) permanen juara,” ujar pemain Bintang Timur Surabaya itu.

Timnas untuk Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 diisi beberapa pemain baru. Bagi Guntur, hal itu cukup baik bagi perkembangan futsal dalam tanah air.

“Kemarin kita sempat libur Ramadhan, terus persiapan belaka beberapa hari. Jadi ini bagus untuk mencoba peserta yang dimaksud mungkin saja baru di timnas serta yang dimaksud baru main satu atau dua kali ke timnas. Menurut saya itu bagus sekali. Semoga kita bisa saja mendapatkan peringkat satu lagi,” ujar Guntur.

Ia pun bersyukur dapat kembali dipanggil meningkatkan kekuatan timnas futsal Indonesia.

“Alhamdulillah ini diberikan kesempatan lagi dari ahli (Hector Souto) kemudian staf pelatih. Semoga di di tempat ini bisa jadi memberikan yang tersebut terbaik lalu tak absen lagi di timnas,” ucap Guntur.

Pada Kejuaraan ASEAN Futsal 2026, Indonesi menghuni Grup B bersatu Australia, Malaysia, Kamboja, lalu Brunei Darussalam.

Perjuangan Negara Indonesia dalam Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 akan berlangsung pada pekan depan, mulai Mulai Pekan (6/4) dengan menghadapi Brunei Darussalam, setelah itu pada Selasa (7/4) menantang Malaysia, lalu ditutup pada Rabu (8/4) dengan bermain kontra Australia.

Indonesia merupakan juara bertahan Kejuaraan ASEAN Futsal, setelahnya mereka itu berubah menjadi juara pada edisi 2024 pasca mengalahkan Vietnam ke final dengan skor 2-0. Itu adalah trofi kedua pasukan Garuda di kejuaraan ini pasca berubah jadi juara pada edisi 2010.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button