Hector Souto targetkan timnas futsal tembus semifinal Piala AFF 2026

Ibukota Indonesia – Pembimbing timnas futsal Negara Indonesia Hector Souto berusaha mencapai timnya menembus semifinal Kejuaraan ASEAN Futsal (dulu bernama Piala AFF Futsal) 2026 yang digunakan diselenggarakan dalam Thailand pada 5-13 April.
Kendati memiliki target menembus semifinal, kata Souto, apabila timnya tak mencapai sesi itu pun ia tetap akan puas selama timnya bermain bagus.
"Dan mengenai target untuk mencapai setidaknya semifinal, kemudian tidak berarti setidaknya, saya pikir. Saya ingin kita mencapai semifinal, tetapi bahkan apabila kita bukan mencapai semifinal, apabila kita bermain bagus, saya akan puas," kata Souto pada jumpa pers pada Jakarta, Selasa.
"Karena hasilnya, kita bukan pernah tahu. Mungkin Anda berpikir Anda mampu menang, juga terkadang permainan berubah menjadi kacau lalu Anda tiada dapat menang," katanya menambahkan.
Untuk mempersiapkan grup menuju pertandingan itu, Souto telah dilakukan memanggil 19 nama yang dimaksud saat ini sedang menjalani pemusatan latihan sebelum berangkat ke Thailand. Nama-nama yang mana dibawa Souto bukanlah skuad terbaik yang tersebut ia turunkan di Piala Asia Futsal 2026.
Dari 19 nama ini, hanya saja ada dua nama yang dimaksud tersisa dari penampilan bersejarah Negara Indonesia ketika bermetamorfosis menjadi finalis ke kejuaraan futsal Asia dua bulan kemudian itu. Dua nama ini adalah Dewa Rizki dan juga Yogi Saputra.
"Tetapi target saya adalah memberi mereka kesempatan untuk membuktikan diri di kompetisi nyata, tidak hanya saja pada pertandingan persahabatan atau kejuaraan persahabatan."
Pada edisi tahun ini, Indonesi berada satu grup dengan Australia, Malaysia, Kamboja, dan juga Brunei Darussalam dalam Grup A.
Laga Indonesia pada Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 akan berjalan pada pekan depan, mulai Awal Minggu (6/4) berperang melawan Brunei Darussalam, kemudian pada Selasa (7/4) menghadapi Malaysia, kemudian ditutup pada Rabu (8/4) kontra Australia.
"Ini adalah latihan yang dimaksud kurang intensif. Kami hanya sekali memperkenalkan beberapa sistem untuk mereka. Kami tidaklah mampu mengharapkan sejumlah tentang memperkenalkan sesuatu untuk regu atau berbagai hal, akibat kami tak miliki waktu untuk melakukannya," kata Souto mengungkapkan persiapan timnya sejauh ini.
"Jadi, kami harus berhati-hati untuk tak menimbulkan mereka itu berpikir terlalu banyak. Saya pikir kami melakukannya dengan baik. Semalam dia melakukan latihan yang bagus serta kami belaka punya empat hari lagi," tambah dia.
Indonesia adalah juara bertahan Kejuaraan ASEAN Futsal, pasca mereka itu berubah jadi juara pada edisi 2024 selepas mengalahkan Vietnam pada final dengan skor 2-0. Itu adalah trofi kedua pasukan Garuda di kompetisi ini pasca juara pada edisi 2010.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



