Sepak bola

Tottenham bertahan di dalam Turnamen Inggris musim depan usai kalahkan Klub sepak bola Everton

DKI Jakarta – Tottenham Hotspur memverifikasi diri bertahan di Turnamen Inggris musim depan pasca kalahkan Klub sepak bola Everton dengan skor tipis satu gol tanpa balas pada matchday terakhir musim 2025/26 di dalam Tottenham Hotspur Stadium, Minggu.

Spurs mengamankan hasil krusial berkat gol tunggal Joao Palhinha pada akhir sesi pertama. Kemenangan yang disebutkan memproduksi kelompok asuhan Roberto De Zerbi finis peringkat 17 dengan 41 poin, unggul dari dua poin dari West Ham yang finis satu tingkat dalam bawah dan juga berada di dalam zona degradasi.

Hasil ini sekaligus memproduksi West Ham United harus menerima kenyataan pahit turun ke Championship walau berhasil menang berhadapan dengan Leeds United di pertandingan lain.

Sedangkan Klub sepak bola Everton finis pada peringkat ke-13 dengan mencatatkan 49 poin, demikian yang mana dilansir laman resmi Turnamen Premier Inggris.

Tottenham tampil agresif sejak awal laga demi mengamankan nasib merekan ke kasta tertinggi. Mereka segera menekan pertahanan Klub sepak bola Everton kemudian menciptakan beberapa jumlah kesempatan pada 10 menit pertama.

Conor Gallagher lebih tinggi dulu mengancam lewat tembakan yang tersebut masih melebar, disusul upaya Kevin Danso yang dimaksud juga belum menemui sasaran.

Sementara itu, Joao Palhinha sempat mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung dalam berhadapan dengan mistar.

Dominasi Spurs terus berlanjut sepanjang sesi pertama. Tekanan yang dimaksud dibangun akhirnya membuahkan hasil dua menit mendekati turun minum, atau menit ke-42.

Berawal dari situasi bola mati, Palhinha menyambut umpan dengan sundulan yang tersebut sempat membentur tiang gawang. Pemain tengah jika Portugal itu kemudian sigap menyambar bola rebound untuk menghadirkan Tottenham unggul 1-0.

Memasuki sesi kedua, pertandingan berjalan lebih lanjut ketat dengan kesempatan yang tersebut semakin minim. Klub sepak bola Everton mulai lebih banyak sejumlah menguasai bola serta mencoba menekan demi mencari gol penyeimbang.

Meski demikian, tim tamu kesulitan menciptakan prospek bersih serta nyaris bukan memberikan ancaman berarti ke gawang yang mana dijaga Antonin Kinsky.

Ketegangan sempat meningkat pada masa injury time sewaktu Klub sepak bola Everton memperoleh prospek emas melalui Tyrique George. Namun, Kinsky tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk melindungi keunggulan Spurs.

Di sedang kabar hasil pertandingan lain yang tersebut memengaruhi persaingan zona bawah, Tottenham mampu mempertahankan skor hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan satu-nol berhadapan dengan Klub sepak bola Everton menegaskan Tottenham selamat dari degradasi lalu masih berlaga ke Kejuaraan Inggris musim depan, sementara West Ham harus turun kasta ke Championship.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button