Sepak bola

Luis Enrique sanjung daya juang PSG di mana jungkalkan Bayern Muenchen

Ibukota – Instruktur Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menyanjung daya juang pemain asuhannya sewaktu menjungkalkan Bayern Muenchen dengan skor 5-4 pada seri pertama semifinal Kompetisi Champions di dalam Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa waktu setempat.

Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Enrique menyatakan jikalau ini merupakan kemenangan penting bagi PSG, terlebih Bayern Muenchen merupakan regu yang tersebut baru kalah tiga kali musim ini.

"Sungguh luar biasa, dan juga pada momen-momen menegangkan, atmosfer di stadion ini sangat sempurna. Tetapi Anda harus mengerti bahwa Anda bermain menghadapi salah satu tim terbaik ke Eropa serta itu adalah pertandingan yang tersebut sulit," jelas Enrique.

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu melanjutkan PSG harus menunjukkan penampilan seperti ini sewaktu melakoni putaran kedua dalam rumah Bayern Muenchen, pekan depan.

Mengenai jalannya pertandingan, Enrique menjelaskan jikalau Bayern Muenchen tampil tambahan baik ke awal pertandingan kemudian sempat menimbulkan Ousmane Dembele dan juga kolega kesulitan.

"Awal pertandingan sangat sulit oleh sebab itu dia memulai fase pertama lebih banyak baik dari kami. Kami kebobolan gol pertama lalu sulit untuk mengendalikan permainan, tetapi kelompok mulai menunjukkan bagaimana mereka biasanya bermain," terang Enrique.

Pada pertandingan ini berlangsung kejar-kejaran gol dan juga PSG mengemas kemenangan berkat gol dari Khvicha Kvaratskhelia (2), Joao Neves, juga Ousmane Dembele (2), demikian catatan UEFA.

Sementara itu, Bayern Muenchen sempat memberikan perlawanan melalui gol yang dicetak oleh Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan juga Luis Diaz.

Kemenangan ini menghasilkan PSG semata-mata penting mengamankan hasil imbang untuk lolos ke final Kompetisi Champions, sedangkan Bayern Muenchen diwajibkan untuk meraih kemenangan pada babak kedua.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button