Sepak bola

Rice pastikan Arsenal kekal pasukan yang kompak walau dikalahkan PSG

Ibukota Indonesia – Pemain Arsenal Declan Rice menyatakan timnya masih kompak yang merasakan dengan baik kekalahan maupun kemenangan, pasca timnya kalah di final Turnamen Champions menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Mingguan dini hari WIB.

Arsenal kalah adu penalti pasca tembakan penendang terakhir merekan Gabriel Magalhaes melambung ke menghadapi mistar gawang. The Gunners pun kalah 3-4 pasca gol Kai Havertz dibalas oleh gol penalti Ousmane Dembele untuk memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti.

"Ini seperti lotere. Beberapa grup terbaik sepanjang sejarah juga pernah kalah lewat adu penalti pada final, juga kali ini kami yang dimaksud merasakannya," kata Rice untuk TNT Sport setelahnya pertandingan, Minggu.

"Kami menang dan juga kalah bersama. Saya sangat bangga dengan para pemain ini," tambah dia, yang tersebut bangga pada pencapaian timnya sampai melaju sejauh ini.

Pekan berikutnya The Gunners menjuarai Turnamen Inggris pertamanya pada 22 tahun terakhir setelahnya juara tanpa kekalahan merekan pada 2004.

"Musim yang tersebut luar biasa! Saya sangat kecewa, tetapi saya juga mencoba mengamati semuanya secara lebih banyak utuh, mengingat dari mana kami memulai perjalanan ini pada Juli setelah itu kemudian pada mana sikap kami sekarang. Kami akan kembali," kata pemain yang tersebut pernah menjuarai Kejuaraan Conference dengan West Ham United tersebut.

Dia juga mengomentari kegagalan dua rekan timnya pada waktu mengeksekusi penalti, yaitu Eberechi Eze dan juga Gabriel.

"Kami mencintai mereka lalu kami setiap saat membantu mereka. Hal seperti ini memang sebenarnya berlangsung pada sepak bola. Mereka tidak pemain pertama serta juga bukanlah yang digunakan terakhir yang tersebut gagal mengeksekusi penalti di final. Tanpa mereka berdua, kami juga tidaklah akan meraih kemenangan Turnamen Inggris," kata Rice.

Kemenangan pada Budapest memproduksi PSG mengoleksi dua trofi Turnamen Champions saat Arsenal gagal mengungguli kompetisi ini untuk pertama kalinya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button