Bola Torfabrik kembali ke Kompetisi Jerman pasca delapan musim

Ibukota Indonesia – Jenama perlengkapan olahraga jika Jerman, Adidas, meluncurkan edisi terbaru bola Torfabrik yang dimaksud akan digunakan pada kompetisi sepak bola profesional Jerman pasca absen selama delapan musim.
Dilansir laman resmi operator liga Jerman, DFL, Senin, Adidas Torfabrik akan segera kembali merumput untuk kasta tertinggi (Bundesliga) serta kasta kedua (2.Bundesliga) mulai musim 2026/2027.
Selain itu, Torfabrik juga akan digunakan untuk Piala Super Jerman atau Franz Beckenbauer Supercup, playoff promosi-degradasi, hingga kompetisi kelompok usia U21 yang tersebut baru dibentuk, yakni Bundesliga Talent Series.
Torfabrik memiliki sejarah panjang pada sepak bola Jerman. Bola ini pernah berubah menjadi simbol pertandingan Bundesliga lalu desainnya telah dikenal luas oleh para pemain maupun penggemar sepak bola.
Secara harafiah Torfabrik berarti pabrik gol di bahasa Jerman, yang tersebut dihubungkan dengan kompetisi yang dimaksud atraktif juga produktif di mencetak gol.
Desain terbaru Torfabrik mengusung perpaduan unsur klasik serta modern. Adidas menggabungkan elemen dari model Teamgeist yang digunakan pertama kali digunakan ke Jerman pada tahun 2006.
Model Teamgeist sendiri dikenal sebagai salah satu desain bola paling ikonik di sejarah sepak bola modern sebab digunakan pada event Piala Planet 2006.
Versi terbaru Torfabrik mempertahankan rangka panel khas yang dimaksud berubah menjadi ciri utama Teamgeist, namun dipadukan dengan sentuhan desain modern bernuansa hitam, merah, juga emas yang mana merepresentasikan warna nasional Jerman.
Kembalinya Torfabrik juga bermetamorfosis menjadi bagian dari kerja mirip strategis yang digunakan lebih banyak luas antara DFL serta Adidas. Beberapa minggu sebelumnya, kedua pihak mengumumkan kemitraan jangka panjang untuk menguatkan pengembangan sepak bola profesional Jerman, baik dari sisi kompetisi maupun pengembangan talenta muda.
Dalam kerja sebanding tersebut, Adidas ditetapkan sebagai "Mitra Masa Depan Resmi Bundesliga". Tidak hanya saja menyediakan perlengkapan pertandingan, perusahaan dengan syarat Herzogenaurach itu juga memberikan infrastruktur pinjaman senilai 100 jt euro terhadap DFL sebagai bagian dari kesepakatan kemitraan strategis.
Kesepakatan besar itu sekaligus melanjutkan kemitraan penyedia bola resmi pertandingan tambahan cepat dari jadwal semula, dengan kontrak yang pada masa kini berlaku setidaknya hingga tahun 2034.
Langkah yang dimaksud menunjukkan komitmen jangka panjang Adidas pada mengupayakan perkembangan sepak bola profesional Jerman serta mempertahankan identitas Bundesliga sebagai salah satu liga terbaik di dunia.
Ironisnya, kembalinya Adidas ke kompetisi pada negeri Jerman justru hanya sekali berselang setahun dari kepergian jenama tiga garis itu dari status apparel Timnas Jerman. Mulai 2027 Florian Wirtz dkk akan mengenakan jersi buatan Nike.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



