Baker dapat berbagai arahan dari Diks untuk debutnya ke timnas senior

DKI Jakarta – Bek muda kelompok nasional Nusantara Mathew Baker mengemukakan dirinya mendapat banyak arahan dari rekannya Kevin Diks untuk berlaga bersatu timnas senior berperang melawan Oman dalam FIFA Match Day.
"Dia (Kevin Diks) benar-benar menggalang saya. Dia penduduk yang digunakan patut dicontoh, pemain Bundesliga," kata Baker di keterangan yang mana diterima dalam Jakarta, Sabtu.
Baker menjalani debutnya dengan timnas Indonesi ketika menjamu Oman di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, hari terakhir pekan (5/6). Dalam laga itu, Baker yang mana masuk sebagai pemain pengganti turut mengantar Negara Indonesia meraih kemenangan telak 3-0, menyudahi penantian 38 tahun untuk mengalahkan kelompok dari kawasan Timur Tengah itu.
Baker mengutarakan bahwa selama masa persiapan dengan kelompok ke kamp pelatihan, ia mendapatkan sejumlah masukan penting dari bek timnas Kevin Diks.
"Dia (Kevin Diks) banyak berbicara dengan saya selama kamp ini, memberikan beberapa tips serta dukungan. Dia bilang: tinggal tanya saya kalau butuh apa-apa," katanya.
Bagi Baker, dukungan dari pemain senior itu merupakan sebuah berkah sebab ia mendapat perhatian juga tuntunan agar sanggup tampil optimal bersatu tim.
Dia mengaku merasakan kualitas timnas yang dimaksud menurutnya sanga luar biasa. Sejak bergabung di latihan, Baker menerima materi latihan tingkat tinggi.
Pemain berusia 17 tahun itu mengaku bangga dikarenakan bisa jadi mencetak rekor sebagai pemain termuda sepanjang sejarah kelompok nasional Indonesia.
"Jujur saja, kata bangga semata bukan cukup. Rasanya luar biasa mampu mencetak rekor itu sekarang," katanya.
Dia pun menyampaikan terima kasih untuk instruktur John Herdman yang dimaksud telah dilakukan memanggilnya ke pemusatan latihan hingga memberikannya kesempatan bermain.
Baker pertama kali tampil dengan tim nasional Tanah Air U17 di Piala Planet U17, November 2025. Setelah itu, ia bermetamorfosis menjadi pemain langganan untuk tampil di timnas U17 asuhan Nova Arianto.
Kini, pemain keturunan campuran Indonesia-Australia itu naik level meningkatkan kekuatan pertahanan timnas senior untuk laga FIFA Match Day. Setelah menghadapi Oman, Tanah Air masih miliki satu laga lagi yaitu menjamu Mozambik pada SUGBK pada Selasa (9/6).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



