AC Milan Ingin Pulangkan Brahim Diaz, Rafael Leao Buka Peluang ke Turki

NagabolaNews – AC Milan mulai menyusun daftar kandidat untuk mengisi posisi trequartista pada bursa transfer musim panas ini. Satu di antara nama yang masuk radar Rossoneri adalah Brahim Diaz.
Menurut CalcioMercato yang mengutip Corriere della Sera, Milan mengalihkan perhatian kepada Brahim setelah gagal mendapatkan talenta muda Yunani, Konstantinos Karetsas.
Gelandang berusia 17 tahun itu lebih memilih bergabung dengan Borussia Dortmund dari Genk dengan nilai transfer 33 juta euro.
Selain Brahim, Milan mempertimbangkan dua nama lain, yakni Ethan Nwaneri dari Arsenal serta Matías Soule yang kini memperkuat AS Roma.

Brahim bukan sosok asing bagi Milan. Pemain Timnas Maroko kelahiran Spanyol itu pernah membela Rossoneri sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid sepanjang periode 2020 hingga 2023.
Selama tiga musim tersebut, Brahim mencatatkan 124 penampilan dengan torehan 18 gol dan 15 assist. Ia juga menjadi bagian dari skuad Milan yang menjuarai Serie A pada musim 2021/2022.
Saat ini, Brahim masih terikat kontrak bersama Real Madrid hingga 2027. Sebelumnya, Juventus juga sempat dikabarkan tertarik merekrutnya sebelum kemudian mengalihkan fokus kepada pemain Bayer Leverkusen, Kerim Alajbegovic.
Masa Depan Leao

Di sisi lain, masa depan Rafael Leao masih menjadi isu utama yang dihadapi Milan pada bursa transfer kali ini.
Penyerang asal Portugal itu disebut telah menyampaikan bahwa ia merasa kebersamaannya selama tujuh tahun bersama Rossoneri telah berakhir.
Leao sebelumnya lebih memprioritaskan kepindahan ke klub Premier League atau La Liga. Namun, karena belum ada tawaran dari kedua kompetisi tersebut, ia mulai membuka peluang untuk melanjutkan karier di Liga Turki.
Galatasaray disebut siap mengajukan penawaran. Berbeda dengan Fenerbahce, klub tersebut telah memastikan tempat di fase liga Liga Champions musim ini.
Leao dikabarkan terbuka dengan opsi tersebut, tetapi meminta gaji bernilai dua digit untuk bersedia pindah.
Sementara itu, Milan lebih menginginkan transfer permanen sehingga hingga kini kedua pihak masih belum mencapai titik temu terkait nilai gaji yang diminta sang pemain.



