Barcelona Tahan Imbang Birmingham City di Laga Pramusim, Hamza Abdelkarim Langsung Cetak Brace

Barcelona mengawali rangkaian pramusim 2026/2027 dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Birmingham City di Stadion St Andrew’s. Meski gagal meraih kemenangan dan akhirnya kalah 2-3 dalam adu penalti yang digelar setelah pertandingan, penampilan Blaugrana tetap menyisakan banyak hal positif, terutama aksi gemilang penyerang muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, yang mencetak dua gol pada debutnya bersama tim utama.
Pelatih Hansi Flick sengaja menurunkan skuad yang didominasi pemain muda dan beberapa wajah baru. Sejumlah pilar utama Barcelona masih belum bergabung karena baru menyelesaikan tugas internasional, sehingga laga ini menjadi kesempatan emas bagi para pemain akademi untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan staf pelatih.
Birmingham City berhasil membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-31 melalui sundulan August Priske. Tertinggal satu gol tidak membuat Barcelona kehilangan kendali permainan. Blaugrana terus menekan hingga akhirnya Hamza Abdelkarim dilanggar di kotak penalti menjelang turun minum. Penyerang berusia 18 tahun itu maju sebagai eksekutor dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih agresif. Hanya beberapa menit setelah restart, Abdelkarim kembali menjadi pembeda. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Roony Bardghji yang ditepis kiper lawan, striker muda tersebut dengan sigap menyambar bola untuk membawa Barcelona berbalik unggul 2-1. Gol itu sekaligus menandai brace pertamanya bersama tim senior Barcelona.
Keunggulan Barcelona tidak bertahan lama. Birmingham City mampu menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Jhon Solis setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Blaugrana. Hingga peluit panjang berbunyi, kedua tim gagal menambah gol sehingga pertandingan berakhir imbang.
Sesuai format turnamen pramusim, pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti. Birmingham tampil lebih tenang dan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Meski demikian, hasil adu penalti tidak terlalu menjadi perhatian utama Barcelona karena fokus tim adalah mengembalikan kebugaran pemain sekaligus memberi menit bermain kepada para talenta muda.
Usai pertandingan, Hansi Flick memberikan pujian khusus kepada Hamza Abdelkarim. Menurut pelatih asal Jerman tersebut, penampilan sang striker menunjukkan kualitas penyelesaian akhir yang sangat baik dan diyakini akan meningkatkan rasa percaya dirinya menjelang musim baru.
“Penampilan seperti ini akan memberinya kepercayaan diri. Dia bekerja keras dan menunjukkan naluri mencetak gol yang sangat baik,” ujar Flick.
Selain Hamza Abdelkarim, beberapa pemain muda seperti Roony Bardghji juga tampil menjanjikan. Kontribusinya dalam proses gol kedua menunjukkan bahwa persaingan memperebutkan tempat di skuad utama Barcelona musim ini akan semakin ketat.
Bagi Barcelona, hasil imbang ini memang bukan target utama. Yang lebih penting adalah melihat perkembangan pemain muda dan mulai menerapkan filosofi permainan Hansi Flick menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Dari seluruh pemain yang tampil, nama Hamza Abdelkarim menjadi sorotan terbesar. Dengan dua gol pada debutnya, penyerang muda asal Mesir itu berhasil mengirim pesan kuat bahwa dirinya siap bersaing untuk mendapatkan kesempatan lebih banyak bersama tim utama Barcelona



