olahraga

Petenis muda petik pengalaman berharga dari persaingan UTR PTT Bali

Nagabolanews – Petenis muda Indonesia Renaldi Aquila Salim memetik pengalaman berharga dari persaingan di Universal Tennis Rating Pro Tennis Tour (UTR PTT) Amman Men’s World Championship 2026 meski harus mengakhiri perjalanannya di fase penyisihan Grup D setelah kalah dari petenis Australia Thomas Patton.

Bertanding di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Kamis, Renaldi terus berupaya mengembangkan permainan saat menghadapi Patton yang memiliki servis keras dan groundstroke akurat. Dalam pertandingan yang berlangsung satu jam 14 menit itu, Renaldi menyerah 1-6, 2-6.

“Lawan bermain cerdik dan tampil sangat agresif sejak awal pertandingan, yang membuat saya tidak mampu keluar dari tekanan, meskipun saya sudah berupaya mengubah pola maupun strategi permainan,” kata Renaldi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Petenis berusia 20 tahun yang juga mahasiswa Perbanas Jakarta itu sebenarnya memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di Grup D. Namun, Patton tampil lebih efektif sejak awal pertandingan dengan terus menekan sisi backhand Renaldi.

Pada set pertama, Patton yang sebelumnya dikalahkan Nathan Barki langsung bermain agresif dan hanya kehilangan satu gim untuk mengamankan kemenangan 6-1.

Tekanan serupa berlanjut pada set kedua. Renaldi berusaha mengubah pola permainan untuk keluar dari tekanan, tetapi Patton mampu mempertahankan konsistensinya hingga kembali menang 6-2.

Hasil tersebut membuat Renaldi menempati posisi keempat Grup D, sementara Patton mengamankan posisi runner-up dan berhak melanjutkan perjuangan untuk memperebutkan posisi 5-8 UTR PTT Amman Men’s World Championship 2026 di Bali.

Di puncak klasemen Grup D, Azuma Visaya dari Amerika Serikat tampil dominan dengan mencatat kemenangan ketiganya setelah menundukkan petenis Singapura Maximus Zavier Wong 6-3, 6-0.

Azuma mengikuti jejak petenis Amerika Serikat Alexander Chang serta wakil Indonesia Anthony Susanto yang sama-sama menyapu bersih tiga kemenangan pada fase penyisihan dan berhak melaju ke semifinal.

Sementara itu, persaingan Grup C juga menghasilkan Matthieu Perchicot sebagai juara grup. Petenis Prancis tersebut mengalahkan Jack Bruce Smith dari Australia dalam pertandingan ketat dengan skor 6-4, 7-6 (3).

Perchicot dan Smith sebelumnya sama-sama belum terkalahkan di fase penyisihan, sehingga kemenangan tersebut sekaligus memastikan Perchicot mengamankan posisi teratas Grup C.

Related Articles

Back to top button