teknologi

Kebocoran GTA 6 Bikin Saham Induk Rockstar Games Anjlok, Kapitalisasi Pasar Tergerus Miliaran Dolar

Nilai kapitalisasi pasar Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar Games, tergerus miliaran dolar setelah materi yang diduga merupakan cuplikan gameplay Grand Theft Auto VI (GTA 6) bocor di internet. Harga saham Take-Two turun dari sekitar US$245 menjadi US$236 per lembar, atau merosot sekitar 3,7%. Meski kebocoran GTA 6 menjadi salah satu sentimen negatif, penurunan saham juga dipengaruhi aksi penjualan saham CEO Strauss Zelnick serta laporan keuangan yang menunjukkan kerugian lebih dari US$30 juta.

Kinerja saham Take-Two memang tengah menghadapi tekanan. Sejak awal 2026, saham perusahaan telah turun lebih dari 6%, sementara net bookings juga mengalami penurunan. Kendati demikian, secara jangka panjang performanya masih positif. Dalam lima tahun terakhir, saham Take-Two disebut telah melonjak sekitar 50%, jauh dibandingkan ketika GTA 5 dirilis pada 2013, saat harganya masih berada di kisaran US$18 per lembar.

Kebocoran terbaru tersebut muncul hanya beberapa hari sebelum Rockstar dijadwalkan mengungkap GTA 6 secara lebih besar pada 27 Agustus 2026 melalui trailer berdurasi panjang yang akan ditayangkan lewat Netflix. GTA 6 sendiri dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Ini bukan pertama kalinya GTA 6 mengalami kebocoran, setelah materi pengembangan game tersebut juga sempat tersebar pada September 2022.

Related Articles

Back to top button