Bernardo Tavares ungkap rencana awal untuk Persebaya

Surabaya – Instruktur Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengungkapkan rencana awal yang digunakan akan dijalankannya dengan grup usai tiba pada Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Hari Minggu (4/1) malam.
“Saat ini kami wajib mengenal apa yang dimaksud kami miliki,” kata Tavares ketika ditemui wartawan dalam Bandara Internasional Juanda Surabaya, Mingguan malam.
Ia menjelaskan, langkah pertama yang akan dilaksanakan adalah menyadari secara menyeluruh “rumah” yang dimiliki Persebaya, mulai dari pemain muda hingga grup utama, sebelum melakukan inovasi yang mana dibutuhkan.
Pelatih jika Portugal itu mengaku sudah menganalisis sebagian pertandingan Persebaya dan juga mengamati karakteristik beberapa pemain yang tersebut sebelumnya bermain di klub lain serta di dalam kedudukan berbeda, sebagai dasar evaluasi awal tim.
Ia juga menegaskan tidaklah datang ke Persebaya dengan mengakibatkan janji penghargaan juara, melainkan komitmen untuk bekerja keras bersatu seluruh elemen klub.
“Saya tak menjanjikan gelar. Saya datang untuk bekerja,” ucapnya.
Menurut Tavares, Persebaya merupakan klub besar dengan dukungan suporter yang digunakan sangat kuat, sehingga atmosfer stadion berubah menjadi faktor penting pada perjalanan tim, teristimewa pada laga kandang.
Ia berharap dukungan penuh suporter dapat kembali terlihat pada waktu Persebaya menghadapi Malut United pada pertandingan mendatang, mengingat lawan memiliki catatan performa yang tersebut konsisten.
Selain itu, Tavares mengkaji Persebaya juga harus bersikap realistis dengan keadaan klasemen ketika ini, mengingat ketatnya persaingan kemudian jarak poin dengan beberapa orang grup papan atas.
Ia menyampaikan kerja sejenis juga kerendahan hati berubah menjadi kunci untuk memulai pembangunan kesempatan secara bertahap, seraya menekankan bahwa kemenangan serta kekalahan merupakan bagian dari sepak bola.
“Yang terpenting adalah kami menunjukkan bidang usaha maksimal pada lapangan,” tuturnya.
Tak semata-mata itu, ia menekankan pentingnya menyimpan stabilitas tim dan juga menciptakan lingkungan yang tersebut saling menghormati antara pelatih, pemain, manajemen dan juga suporter, akibat tiada ada pihak yang dimaksud mampu meraih hasil sendirian.
Mantan pembimbing PSM Makassar itu juga menganggap Persebaya memiliki prasarana dan juga lingkungan yang baik, namun membutuhkan tahapan jangka panjang untuk merancang fondasi kuat, satu di antaranya dengan memadukan pemain senior kemudian pemain muda dari akademi.
“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah untuk dapat mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



