Sepak bola

Dominasi Pelatih Asal Portugal di Super League 2026/2027

Nagabolanews – BRI Super League 2026/2027 segera bergulir pada September mendatang. Sebanyak 18 klub peserta kini mematangkan skuad dan strategi untuk menghadapi persaingan musim baru.

Salah satu hal menarik dari persiapan musim ini adalah komposisi pelatih asing yang akan memimpin klub-klub peserta. Portugal kembali menjadi negara dengan jumlah pelatih terbanyak di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Total ada empat pelatih asal Portugal yang akan bertugas di Super League musim 2026/2027. Mereka adalah Bernardo Tavares, Mauro Jeronimo, Ze Gomes, dan Mario Lemos.

Keempat pelatih tersebut akan membawa karakter dan pengalaman berbeda ke klub masing-masing. Kehadiran mereka sekaligus mempertegas kuatnya pengaruh pelatih Portugal dalam sepak bola Indonesia.

Pelatih Portugal di Super League

Bernardo Tavares akan kembali menangani Persebaya Surabaya setelah dipercaya melanjutkan pekerjaannya untuk musim baru. Sementara itu, Ze Gomes tetap menjadi nakhoda Madura United.

Mario Lemos juga mempertahankan posisinya sebagai pelatih Persijap Jepara. Dengan demikian, tiga dari empat pelatih Portugal musim ini merupakan sosok yang sudah memiliki pengalaman menangani klub masing-masing.

Nama baru datang dari Borneo FC melalui Mauro Jeronimo. Ia menjadi satu-satunya pelatih Portugal yang menjalani debut di Super League 2026/2027 setelah sebelumnya menangani Benfica U-15 serta sejumlah klub di Vietnam.

Kehadiran empat pelatih Portugal membuat negara tersebut kembali menjadi penyumbang pelatih terbanyak di Super League. Mereka akan menghadapi persaingan dengan pelatih dari berbagai negara lain yang juga membawa pendekatan berbeda.

Portugal Bersaing dengan Brasil dan Belanda

Selain Portugal, Brasil dan Belanda masing-masing mengirimkan tiga pelatih ke Super League 2026/2027. Pelatih Brasil yang tercatat adalah Marcos Santos di Arema FC, Fabio Lefundes di Persita Tangerang, dan Osmar Loss di Dewa United.

Sementara itu, Belanda diwakili Johnny Jansen bersama Bali United, Jean-Paul van Gastel di PSIM Yogyakarta, serta Pieter Huistra yang kembali menangani PSS Sleman. Komposisi tersebut menunjukkan semakin beragamnya latar belakang pelatih di kompetisi Indonesia.

Sejumlah klub lainnya juga tetap mempertahankan pelatih dari musim sebelumnya, seperti Arema FC, Bali United, PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Persijap Jepara. Di sisi lain, Bhayangkara FC masih belum memastikan sosok pelatih kepala untuk musim baru.

Dengan komposisi tersebut, persaingan di bangku pelatih Super League 2026/2027 tak kalah menarik dibandingkan duel para pemain. Empat juru taktik asal Portugal akan menjadi salah satu kelompok yang patut mendapat perhatian ketika kompetisi resmi dimulai.

Related Articles

Back to top button