Enzo Maresca tinggalkan Chelsea sebelum laga lawan City?

Ibukota Indonesia – Kepelatihan Chelsea Enzo Maresca dilaporkan BBC berpotensi meninggalkan jabatannya sebelum pertandingan berperang melawan Manchester City akhir pekan ini pasca hubungan pembimbing selama Italia itu dengan petinggi klub memburuk.
The Blues semata-mata sekali menang dari tujuh pertandingan Kompetisi Inggris terakhir sehingga berada pada peringkat kelima klasemen yang dimaksud berselisih 15 poin dari pemuncak klasemen Arsenal.
Setelah laga terakhir berjuang melawan Bournemouth pada 30 Desember yang tersebut berakhir seri 2-2, asisten manajer Willy Caballero memaparkan Maresca tidak ada terlalu sehat untuk berbicara untuk media.
Namun ketidakhadirannya itu disebut-sebut lantaran pertimbangan kritis mengenai masa depan kariernya.
Ada laporan yang mana menyebutkan Chelsea mengadakan rapat direksi pada Hari Tahun Baru untuk mengkaji situasi tersebut.
Meski performa mereka ke liga menurun, Chelsea berhasil mencapai semifinal Piala Turnamen Inggris, masih di pacuan Kejuaraan Champions, lalu akan menghadapi Charlton pada putaran ketiga Piala FA.
Pada akhir November, situasi Chelsea tampak harmonis. Tim berada pada sikap ketiga Kompetisi Inggris dan juga baru cuma menghancurkan Barcelona pada Kompetisi Champions.
Namun, sepanjang Desember mereka itu cuma sekali menang. Bukan semata-mata hasil pertandingan yang berubah menjadi sorotan terhadap Maresca, tetapi juga mulai muncul keretakan hubungan antara ahli Italia itu dengan hierarki klub.
Maresca mengejutkan sebagian sosok kunci dalam klub di mana setelahnya melibas Klub sepak bola Everton 2-0, ia mengemukakan banyak khalayak telah lama menciptakan situasi terburuk sejak ia bergabung dengan Chelsea.
Pernyataan dipandang negatif oleh petinggi klub akibat dianggap ditujukan terhadap mereka.
Meski demikian, rencana awal klub permanen melakukan evaluasi dalam akhir musim untuk menentukan apakah masih mempertahankan Maresca.
Namun, beberapa narasumber menyebutkan Maresca mungkin saja memilih pergi sendiri, pasca merasa tiada bahagia akibat bervariasi hal, salah satunya dorongan memainkan pemain tertentu kemudian minimnya proteksi dari klub terhadap kualitas pekerjaannya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



