Haaland janji Norwegia pamerkan kreativitas pada Piala Bumi

DKI Jakarta – Penyerang pasukan nasional Norwegia Erling Haaland menyatakan timnya akan menyebabkan kreativitas untuk bersaing pada Piala Global 2026 ke Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko, 12 Juni hingga 20 Juli.
"Norwegia sangat bersemangat oleh sebab itu para pemain lalu kreativitas yang tersebut merekan miliki, kemudian saya rasa itu juga sangat penting untuk bermetamorfosis menjadi tim yang dimaksud menyenangkan untuk ditonton," kata Haaland di laman FIFA di Jakarta, Senin.
Dalam usianya yang dimaksud baru 25 tahun, Haaland sudah ada menikmati karier yang diinginkan juga didambakan sejumlah pemain lain, membela pasukan nasionalnya pada Piala Dunia.
Penyerang andalan Manchester City itu sudah mengungguli sejumlah trofi dengan klub-klubnya dalam Austria, Jerman, lalu Inggris, meraih tiga Sepatu Emas Premier League, dan juga berubah menjadi pemain terbaik musim ini, dan juga masuk FIFA Men's World 11 pada 2024.
Norwegia kali terakhir lolos ke pertandingan besar di Euro 2000, yang berakhir 19 hari sebelum Haaland lahir, sedangkan Piala Planet FIFA pada Prancis dua tahun sebelumnya adalah perjalanan terakhir mereka pada kompetisi tingkat dunia.
Haaland mengaku sangat antusias di penampilan perdananya dalam Piala Planet yang menurutnya panggung terbesar dalam dunia.
"Selama ini, saya belum tahu rasanya bagaimana Norwegia ada ke Piala Dunia, jadi saya kira, ini saatnya," kata Haaland.
Haaland tampil cemerlang di kualifikasi untuk mengantar Norwegia ke Piala Dunia.
Ia mencetak gol setidaknya sekali pada setiap dari delapan pertandingan kualifikasi, diantaranya lima gol berperang melawan Moldova juga dua gol ketika menang menghadapi Italia yang tersebut memverifikasi Norwegia lolos ke Piala Dunia.
Tapi bagi Haaland, gol yang paling penting bukanlah gol yang ia cetak, melainkan tiap gol yang mana diraih timnya.
"Bagi saya pribadi, ini adalah hal yang tersebut sangat besar. Sudah sejak lama saya katakan, gol terbesar saya mengakibatkan Norwegia ke Piala Dunia. Itulah yang digunakan terus saya coba ke depan," katanya.
Ia sangat senang impiannya tampil di Piala Bumi berubah jadi kenyataan. Semua warga Norwegia, kata dia, juga merasakan kepuasan lalu kegembiraan yang mana menurutnya sebuah pengalaman yang menakjubkan.
Sejak kecil, ia belum pernah merasakan bagaimana euforia Piala Global ke Norwegia. Oleh sebab itu, ia sangat senang mengamati anak-anak dalam negaranya saat ini sanggup merasakannya.
"Setiap kali saya menyaksikan Piala Dunia, saya setiap saat membantu negara lain, jadi ini akan sangat menyenangkan," kata dia.
Norwegia yang dimaksud diasuh ahli Stale Solbakken bergagung di Grup I bersatu Prancis, Senegal, serta Irak.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



