Hansi Flick nilai Kompetisi Champions adalah trofi paling sulit dimenangi

Jika Raphinha mengungkapkan kami merupakan kandidat untuk memenanginya, itu bagus sebab merek percaya pada apa yang dimaksud kami lakukan kemudian apa yang tersebut dapat kami capai
Jakarta – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menilai Turnamen Champions merupakan trofi yang paling sulit dimenangi pasca timnya menang 3-1 melawan Benfica pada pertandingan leg kedua 16 besar Kejuaraan Champions, Rabu.
Kemenangan itu memproduksi Barca menggenggam kemenangan agregat 4-1 berhadapan dengan klub Portugal, Benfica, dan juga menjamin merek melaju ke perempat final Turnamen Champions.
“Mereka (Benfica) melakukan pekerjaan bagus dan juga menyulitkan kami. Namun kami melakukan pekerjaan kami dengan sangat baik, dan juga dengan (Lamine) Yamal bukan mencetak sejumlah gol belakangan ini, kali ini ia mencetak gol dengan sangat baik, juga menurut saya itu adalah gol yang tersebut penting untuk beliau kemudian kami. Kompetisi ini adalah trofi yang tersebut paling sulit dimenangi, tetapi kami dapat melakukannya,” ucap Flick diambil dari laman resmi UEFA, Rabu.
Pada pertandingan leg kedua di area Estadi Olimpic Lluis Companys, Raphinha mengemas dua gol yakni pada menit ke-11 serta 42. Yamal juga turut menyumbang satu gol pada menit ke-27.
“Benfica adalah pasukan yang benar-benar bagus lalu instruktur mereka itu tampil fantastis. Saya menghormati permainan yang mana merek tampilkan hari ini. Kami mengendalikan bola, kami mengendalikan permainan, lalu menurut saya kami mestinya dapat mencetak lebih besar berbagai gol. Namun saya gembira kami berada di area perempat final,” ucap pembimbing dengan syarat Jerman, Flick.
Dengan berada pada perempat final, Barca semakin dekat dengan trofi Turnamen Champions. Tim Katalan itu terakhir kali menjuarai Turnamen Champions pada musim 2014/2015.
“Jika Raphinha mengungkapkan kami merupakan kandidat untuk memenanginya, itu bagus sebab merekan percaya pada apa yang kami lakukan serta apa yang dapat kami capai. Namun pekerjaan saya adalah untuk tetap saja tenang juga berpikir mengenai apa yang dimaksud harus diadakan ke depannya,” ujar Flick.
Sementara itu, Yamal, yang menjadi pemain termuda yang dimaksud mencetak gol kemudian assist pada satu pertandingan dalam Turnamen Champions, memberi kredit terhadap penampilan rekan-rekan setimnya.
“Rekan-rekan setim saya menimbulkan semuanya menjadi semakin mudah untuk saya. Itu adalah gol yang dimaksud bagus, tetapi terkadang hal-hal seperti itu sulit dilaksanakan kemudian terkadang sebaliknya. Untuk assist, saya mencoba untuk menembak juga Raphinha mengubahnya menjadi gol,” tutur Yamal.
Pada perempat final Kompetisi Champions, Barca akan bertemu Lille atau Borussia Dortmund, yang digunakan baru akan bermain pada Kamis dini hari WIB.