Legenda Tottenham Martin Chivers meninggal planet pada usia 80 tahun

Ibukota Indonesia – Legenda Tottenham Hotspur kemudian timnas Inggris, Martin Chivers meninggal dunia pada usia 80 tahun, demikian disampaikan secara resmi oleh Tottenham Hotspur pada Kamis dini hari WIB.
“Dengan kesedihan yang mana mendalam, kami mengumumkan wafatnya mantan penyerang legendaris kami, Martin Chivers,” tulis Tottenham pada pernyataan di platform resmi mereka.
“Beristirahatlah dengan tenang, Martin. Salah satu yang digunakan terbaik sepanjang masa.”
Chivers merupakan salah satu ikon terbesar di sejarah Tottenham Hotspur. Dia mencetak 174 gol dari 367 penampilan bersatu kelompok utama Spurs pada periode 1968 hingga 1976.
Kontribusinya membantu klub London Utara itu meraih dua peringkat Piala Turnamen Inggris dan juga trofi Piala UEFA.
Catatan gol Chivers di dalam kompetisi Eropa juga terbilang istimewa. Dia sempat berubah jadi pencetak gol terbanyak Tottenham dalam kompetisi Eropa dengan 22 gol, sebelum rekor yang dimaksud dilewati oleh Jermain Defoe pada 2013.
Ketika didatangkan Tottenham dari Southampton pada 1968, Chivers mencatatkan sejarah sebagai pemain termahal di Inggris ketika itu dengan nilai transaksi mencapai 125 ribu pound sterling.
Di level internasional, Chivers meningkatkan kekuatan Timnas Inggris sejumlah 24 kali lalu mencetak 13 gol.
Penampilan terakhirnya dengan The Three Lions berlangsung pada 1973 di laga bertarung dengan Polandia dalam Stadion Wembley, pertandingan yang dimaksud berujung kegagalan Inggris lolos ke putaran final Piala Global 1974.
Sebagai bentuk penghormatan, para pemain Tottenham Hotspur mengenakan ban lengan hitam ketika menghadapi Bournemouth pada lanjutan pertandingan Turnamen Inggris pada Kamis dini hari WIB.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



