Malut United pesta gol 6-2 menghadapi PSBS Biak

Ternate – Malut United pesta gol menghadapi PSBS Biak setelahnya menaklukkan lawannya itu dengan skor 6-2 pada lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 di dalam Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu.
Enam gol Malut United pada laga itu dicetak oleh Gustavo Franca (16’), Yakob Sayuri (40’), Tyronne del Pino (51’), David da Silva (56’), Ciro Alves (77’), dan juga Frets Butuan (90+2’). Sementara dua gol PSBS Biak disumbangkan oleh Yanus Putra (69’) juga Heri Susanto (80’).
Kemenangan yang dimaksud mengokohkan sikap Malut United ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 34 poin dari 16 pertandingan, menyamai raihan poin Persib Bandung yang digunakan turun ke kedudukan keempat serta dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri pada Awal Minggu (5/1) malam.
Sementara itu, PSBS Biak masih tertahan di dalam zona bawah klasemen dengan 13 poin dari 16 laga, juga terus berada pada ancaman degradasi.
Seusai pertandingan, instruktur sementara PSBS Biak, Kahudi Wahyu, mengakui keunggulan tuan rumah.
Kahudi memandang perjalanan panjang lalu melelahkan menuju Ternate sangat memengaruhi keadaan fisik para pemainnya.
“Perjalanan yang mana cukup panjang lalu melelahkan sangat berdampak pada situasi fisik pemain. Itu terlihat jelas pada pertandingan ini. Ke depan, kami akan meningkatkan aspek fisik lalu membenahi taktik individu pemain,” ujar dia.
Kahudi juga menyoroti langkah wasit yang menurutnya merugikan timnya. Dia menafsirkan PSBS Biak seharusnya mendapat hadiah penalti yang tersebut sanggup mengubah jalannya pertandingan.
“Tadi seharusnya kami mendapatkan penalti. Jika itu gol, tentu bisa jadi memengaruhi mental pemain juga memberi prospek untuk kembali mencetak gol,” tutur Kahudi.
Meski kalah telak, Kahudi menegaskan timnya bukan akan menyerah pada perburuan poin demi menjauh dari zona degradasi.
“Target kami ke depan adalah mampu mengambil poin dalam laga-laga berikutnya agar bisa jadi meninggalkan dari jurang degradasi,” tutur dia.
Pada laga tersebut, sejak peluit awal dibunyikan, Malut United secara langsung tampil menekan. Dominasi tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-16 melalui gol Gustavo Franca.
Tekanan demi tekanan akhirnya kembali berbuah gol pada menit ke-39. Kerja sejenis apik Yance Sayuri dan juga Tyronne del Pino dituntaskan dengan sempurna oleh Yakob Sayuri untuk mengakibatkan Malut United unggul 2-0 hingga jeda putaran pertama.
Memasuki fase kedua, Malut United tak mengendurkan serangan. Pada menit ke-51, Tyronne del Pino mencatatkan namanya pada papan skor setelahnya memaksimalkan assist dari David da Silva, mengubah skor menjadi 3-0.
Lima menit berselang, giliran David da Silva yang digunakan mencetak gol. Mantan penyerang Persib Bandung itu sukses menaklukkan Kadu pada situasi satu lawan satu ke di kotak penalti, mengakibatkan Malut United unggul sangat jauh 4-0.
PSBS Biak sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69. Yanus Putra melakukan aksi individu gemilang dengan menggiring bola dari sedang lapangan sebelum melegakan tembakan keras kaki kiri dari tepi kotak penalti yang dimaksud tak mampu dibendung kiper Malut United. Poin berubah berubah menjadi 4-1.
Namun, gol yang disebutkan tak mampu meredam dominasi tuan rumah. Pada menit ke-77, Ciro Alves sukses mengeksekusi penalti setelahnya berlangsung pelanggaran di dalam kotak penalti PSBS Biak. Angka pun menjadi 5-1.
PSBS Biak kembali mencetak gol hiburan lewat Heri Susanto pada menit ke-80 melalui akselerasi cepatnya, memperkecil skor berubah menjadi 5-2. Meski demikian, pesta gol Malut United belum usai.
Di ujung pertandingan tepatnya menit ke-90+2, Frets Butuan melengkapi kemenangan telak Malut United dengan gol keenam pasca memanfaatkan umpan matang dari David da Silva. Gol yang disebutkan sekaligus menyembunyikan pertandingan dengan skor akhir 6-2 untuk kemenangan Malut United.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



