Sepak bola

Paruh musim selesai, Liverpool berbagai alami momen tak beruntung

Ibukota – Pelatih kepala Liverpool Arne Slot menggambarkan bahwa timnya berbagai mengalami momen-momen tak beruntung selama paruh musim Turnamen Inggris 2025/2026, dengan ia merasa setiap pertandingan margin permainan timnya dengan tim yang mana dilawan sangatlah kecil.

Liverpool menyembunyikan paruh musim liga dengan hasil seri 0-0 menghadapi Leeds United di dalam Anfield, Hari Jumat WIB. Hasil seri ini menghasilkan The Reds menangguhkan paruh musim liga dalam sikap keempat dengan 33 poin, hasil 10 kemenangan, tiga seri, juga enam kekalahan.

"Kami memulai dengan sangat baik dari segi hasil, meskipun pertandingan-pertandingannya sangat ketat. Lalu kami menyeberangi fase musim di mana laga-laga permanen ketat, tetapi kami terus-menerus kurang beruntung," kata Slot, dikutipkan dari laman resmi Liverpool, Jumat.

"Setiap pertandingan yang mana kami mainkan adalah kerja keras. Dua kelompok biasanya berada sangat berdekatan levelnya. Kami banyak kali berubah menjadi regu yang sedikit tambahan baik dari lawan, tetapi tak cukup jauh; kami terus berada ke pada perbedaan sekitar 20 persen. Jika Anda berada di dalam di selisih 20 persen itu, maka jatuh atau tidaknya seseorang dapat sangat menentukan hasil pertandingan," kata dia.

Untuk laga imbang menghadapi Leeds, Slot mengaku cukup senang bahwa permainan timnya di delapan pertandingan terakhir ke semua kompetisi, dimana Liverpool tiada terkalahkan, cukup solid dari segi pertahanan.

Namun, ke sisi lain ia juga masih mengeluh lantaran dari aspek menyerang timnya kesulitan menciptakan peluang, walaupun menguasai jalannya pertandingan.

"Para pemain terus mencoba: merekan mengalirkan bola ke sayap, melakukan pergerakan menusuk ke dalam, bermain kemudian bergerak, melakukan semua hal itu. Tetapi terkadang Anda membutuhkan sedikit keajaiban untuk membuka permainan, atau situasi bola mati. Jika itu terjadi, mendadak semuanya terlihat berjauhan lebih banyak baik, tetapi sampai sekarang itu belum berubah jadi ilustrasi musim kami," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, ahli jika Belanda itu juga setuju bahwa kedudukan keempat adalah tempat yang adil didapatkan timnya, berdasarkan performa yang tersebut ditampilkan sejauh ini.

Sebaliknya, ia merasa "tidak akan adil" apabila peringkat timnya, dengan performa yang dimaksud belum stabil, berada pada menghadapi Arsenal kemudian Manchester City, yang dimaksud sekarang menghuni tempat pertama lalu kedua Kompetisi Inggris.

"Bahwa kami tertinggal cukup sejumlah poin dari mereka, ada alasannya, yang baru cuma saya jelaskan. Tidak akan adil apabila kami berada dalam berhadapan dengan mereka dengan cara bermain seperti yang mana kami tunjukkan sejauh ini," kata dia.

Liverpool akan membuka paruh kedua musim ini dengan laga tandang berjuang melawan Klub sepak bola Fulham di dalam Craven Cottage pada Mingguan (4/1) pukul 22.00 WIB.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button