Sepak bola

Perjalanan Arsenal musim ini seharusnya berakhir dalam podium juara

DKI Jakarta – Sehari sebelum final Piala Kompetisi berperang melawan Manchester City, pembimbing Arsenal, Mikel Arteta, mengakui paceklik trofi yang dialami timnya menciptakan dua kondisi, yakni keperluan untuk juara dan juga motivasi untuk juara.

Kebutuhan agak sinonim dengan beban, sedangkan motivasi lebih banyak mendekati terhadap energi tambahan.

Dan ternyata, merasa terbebanilah yang dimaksud dirasakan Martin Odegaard cs. Akhirnya dia bermain dalam bawah kelasnya untuk tumbang 0-2 di tangan The Citizens pada 22 Maret di final Piala Kejuaraan itu.

Arsenal dikalahkan oleh mentalnya sendiri, yakni tak sanggup menyingkirkan beban harus mengakhiri paceklik trofi.

Permainan merek tak berkembang, dikurung habis-habisan oleh pasukan Pep Guardiola.

Mereka dicegah menciptakan situasi bola mati, yang tersebut berubah menjadi andalan Arsenal selama musim ini.

Sayap serangan mereka itu tak berkutik. Lini tengahnya mendadak inferior di hadapan Rodri yang mana menemukan lagi performa terbaiknya.

Itu semua tak akan berlangsung jikalau tak ada rasa tertekan untuk mengakhiri paceklik gelar. Keadaan tertekan itu merobohkan suasana hati pemain pada mengolah bola kemudian menjelajahi lapangan.

Akibatnya, Arsenal gagal mewujudkan quadruple atau meraih empat trofi juara di semusim.

Cara merek kalah dari City itu sendiri mengekspos penyakit lama yang digunakan sebelum ini menggagalkan Arsenal meraih trofi.

Sekalipun konsistensi di dalam papan menghadapi Turnamen Premier pada lima musim terakhir, Arsenal gagal mendapatkan satu pun trofi. Terakhir kali dia meraih trofi saat menjuarai Piala FA pada 2020.

Paceklik trofi juara liga malah lebih banyak lama lagi, telah 21 tahun!

Namun begitu, Arsenal masih berada ke pacuan teratas untuk menjuarai liga, Piala FA, kemudian Kejuaraan Champions, yang tersebut belum pernah merek raih.

Tapi ada baiknya Arsenal mengerahkan energinya dengan agak tambahan banyak ke kompetisi liga, yang digunakan tinggal memainkan tujuh laga.

Saat ini Arsenal berselisih 9 poin dari Manchester City, tapi City menyimpan satu pertandingan tambahan banyak.

Agar juara liga, Arsenal harus memenangi minimal enam dari tujuh pertandingan terakhirnya.

Namun, apabila City tergelincir di delapan laga terakhirnya, Arsenal cuma diperlukan meraih kemenangan lima dari tujuh laga terakhirnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button