Perseta pastikan Firman cedera retak tulang akibat tendangan Hilmi

Tulungagung, Jatim – Manajemen Perseta 1970 Tulungagung memverifikasi pemainnya, Firman Nugraha, mengalami retak tulang rusuk bagian bawah pasca menerima tendangan keras ketika berkompetisi berhadapan dengan PS Putra Jaya Pasuruan.
Manajer Perseta 1970 Tulungagung Rudi Iswahyudi, Selasa, mengatakan, insiden yang dimaksud terbentuk pada menit ke-72 saat Firman berupaya merebut bola dari pemain PS Putra Jaya Pasuruan, M. Hilmi Gimnastiar.
"Firman terkena tendangan keras dalam bagian dada. Setelah kejadian itu, kondisinya sempat kejang dan juga harus mendapatkan perawatan di dalam ambulans," kata Rudi.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis dalam lapangan, Firman menolak untuk dengan segera dibawa ke rumah sakit dikarenakan merasa kondisinya mulai membaik.
Namun, pada di malam hari harinya Firman mengeluhkan sesak napas terhadap regu ofisial Perseta 1970 Tulungagung.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, pasukan ofisial menyebabkan Firman ke RSUD Wilayah Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk rontgen.
"Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya retakan pada tulang rusuk bagian bawah. Kondisi ini masuk kategori cedera serius kemudian berisiko," ujar Rudi.
Berdasarkan hasil medis tersebut, manajemen Perseta 1970 Tulungagung memutuskan untuk mengistirahatkan Firman dari aktivitas latihan maupun pertandingan hingga dinyatakan pulih sepenuhnya oleh kelompok medis.
Rudi menambahkan, meskipun situasi yang disebutkan sempat memengaruhi mental pemain lainnya, manajemen menegaskan keselamatan pemain berubah menjadi prioritas utama, terlebih Perseta 1970 Tulungagung berada dalam berjuang pada sesi 32 besar Kompetisi 4 Jawa Timur.
"Saat ini Firman masih pada observasi tim medis. Manajemen bertanggung jawab penuh terhadap pemulihan pemain juga bukan akan mengambil risiko apa pun," katanya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



