Sepak bola

Ze Valente ingin main lebih tinggi banyak lagi usai catat 100 penampilan

DKI Jakarta – Pemain PSIM Yogyakarta Ze Valente mengaku ingin bermain tambahan berbagai lagi pasca mencatatkan data 100 penampilan di dalam kompetisi teratas sepak bola Indonesia, BRI Super League.

Valente, yang mana debut di Turnamen Negara Indonesia bersatu PSS Sleman pada Juli 2022, mencatatkan penampilan ke-100-nya pada laga menghadapi PSBS Biak pada 29 Desember lalu. Ia kemudian menambah data catatan di Super League berubah menjadi 101 penampilan, di mana ia mencetak gol kemenangan dengan skor akhir satu gol tanpa balas bertarung dengan Semen Padang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu.

“Saya ingin mencapai sejumlah mungkin saja selama saya merasa dihargai dalam sini. Jadi mari kita lihat apa yang mana berjalan tahun demi tahun. Tapi apabila saya dapat mencapai bilangan bulat 200 pertandingan di dalam liga ini, saya akan sangat senang,” kata pemain dengan syarat Portugal itu, dikutipkan dari laman resmi PSIM, Rabu.

Ketika mengomentari 100 pertandingan yang dimaksud sudah ada ia jalani, Valente mengungkapkan itu adalah bilangan bulat yang digunakan spesial, apalagi ia datang ke Negara Indonesia sebagai pemain yang tersebut belum pernah merasakan atmosfer sepak bola Asia.

Valente menjalani karier sepak bola profesionalnya di dalam Portugal. Selama kariernya, pemain berusia 31 tahun itu baru dua kali meninggalkan dari negaranya, yakni ketika ia bermain ke Spanyol lalu Siprus. Namun, perjalanan kariernya pada kedua negara itu tak berlangsung lama.

“Itu semata-mata sebuah angka, tapi saya pikir dalam liga seperti Indonesia, memainkan 100 pertandingan selalu terasa spesial oleh sebab itu ini tidak liga yang mana sederhana untuk bisa saja bertahan selama itu,” ujar pemain kelahiran Paredes, Portugal tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengungkapkan rahasianya bertahan di level teratas sepak bola Indonesia. “Kami sangat bergantung pada performa; apabila Anda tidak ada tampil baik, Anda akan diganti. Jadi saya percaya bilangan ini menunjukkan seberapa besar dedikasi saya pada sepak bola,” ungkap dia.

“Kondisi fisik prima, kualitas teknik, serta konsistensi adalah hal tersulit. Anda tak akan bertahan ke Tanah Air jikalau bukan memahami ketiga pilar ini,” tambah dia.

Adapun, motivasi terbesar Valente untuk terus tampil maksimal di dalam setiap pertandingan datang dari instruksi sang ayah sejak ia masih belia.

“Sejak saya masih sangat muda, ayah saya berkata, satu-satunya cara kamu sanggup mengubah hidupmu adalah dengan menghasilkan perbedaan pada hari Akhir Pekan atau hari pertandingan.”

Di musim ini, Valente bermain sebanyak 15 kali untuk PSIM, dengan lima gol kemudian satu assist. Performanya ini menyebabkan Laskar Mataram berada dalam kedudukan keenam dengan 27 poin dari 16 pertandingan.

“Target saya adalah mempertahankan PSIM di dalam kasta tertinggi, itu sangat jelas bagi saya,” tegas dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button