Sepak bola

Patrick Dorgu atau Marcus Rashford, Siapa Pilihan Terbaik untuk Sisi Kiri Serangan Manchester United?

Nagabolanews – Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan kekalahan 0-2 dari Hull City. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan persoalan di sisi kiri serangan The Reds yang belum menemukan solusi terbaik.

Patrick Dorgu dipercaya sebagai starter, tetapi ditarik keluar saat jeda setelah kesulitan memberikan dampak maksimal. Marcus Rashford kemudian masuk, tetapi perubahan tersebut juga belum mampu membantu Manchester United mengejar ketertinggalan.

Situasi ini membuat pilihan pemain di sisi kiri menjadi salah satu pekerjaan rumah Michael Carrick. Menjelang pertandingan melawan Ipswich Town, performa keduanya layak dibandingkan untuk menentukan siapa yang lebih pantas menjadi pilihan utama.

Data Opta menunjukkan Dorgu setidaknya lebih agresif dalam mencari peluang. Namun, Rashford menawarkan pengalaman dan keterlibatan lebih besar dalam sirkulasi bola pada babak kedua.

Dorgu Lebih Berani Menyerang, tapi Kurang Efektif

Dorgu menjadi pilihan utama Carrick di sisi kiri sepanjang pramusim. Saat menghadapi Hull, pemain asal Denmark itu melepaskan tiga tembakan dengan nilai xG 0,47, hanya kalah dari Bryan Mbeumo yang mencatatkan 0,50.

Manchester United memang lebih banyak menyerang melalui kanan pada babak pertama, dengan 48 persen serangan berasal dari sisi tersebut. Meski begitu, Dorgu sering bergerak tinggi dan bahkan memiliki posisi rata-rata sedikit lebih maju daripada Matheus Cunha.

Masalahnya muncul ketika Dorgu menguasai bola. Ia tidak mencatatkan dribel sukses, hanya memenangkan dua dari delapan duel, kehilangan bola delapan kali, tidak merebut kembali penguasaan bola, mendapat kartu, dan gagal mengirim satu pun umpan silang.

Catatan tersebut menjelaskan keputusan Carrick menariknya pada jeda. Dorgu menunjukkan keberanian untuk menyerang, tetapi efektivitasnya masih menjadi persoalan yang harus diperbaiki.

Rashford Lebih Berpengalaman, tetapi Belum Meyakinkan

Rashford mencoba mengubah permainan Manchester United setelah masuk pada babak kedua. Ia mencatatkan 24 operan, lebih dari dua kali lipat jumlah operan Dorgu yang hanya mencapai 11 sepanjang babak pertama.

Serangan United juga lebih banyak diarahkan ke kiri setelah Rashford masuk, dengan 38,3 persen serangan dibangun dari sisi tersebut. Ia lebih sering menjaga posisi dekat garis lapangan dan berusaha menciptakan peluang dibandingkan masuk ke kotak penalti.

Namun, kontribusinya juga belum cukup. Rashford melepaskan tiga umpan silang dan hanya satu yang berhasil, sementara ia tidak mencatatkan satu pun tembakan sepanjang pertandingan.

Jika harus memilih untuk menghadapi Ipswich, Dorgu masih layak dipertahankan sebagai starter karena lebih berani menyerang dan mampu menciptakan peluang. Namun, Carrick perlu memperbaiki pengambilan keputusan serta efektivitasnya, sementara Rashford bisa menjadi opsi perubahan apabila skema awal kembali buntu.

Related Articles

Back to top button