Serangan keras Argentina terhadap Martínez: Dasar orang bodoh dan tak tahu malu!

Apa yang terjadi?
Kiper Argentina Emiliano “Dibu” Martínez menuai kritik di media sosial negaranya setelah bersikap hati-hati terkait isu Kepulauan Falkland, berbeda dengan perayaan penuh semangat rekan-rekannya usai kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara dengan “De Sport”, Martínez menegaskan bahwa kembalinya Argentina bukan untuk membalas dendam atas kematian Diego Maradona atau sengketa Falkland. “Saya tidak berpikir itu alasannya. Itu sudah masa lalu. Saya belum lahir saat itu,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memicu kemarahan suporter Argentina. Sejumlah pengguna media sosial menyebut Martínez “tidak tahu malu” dan “bodoh” karena dianggap mengabaikan isu sensitif yang memicu perang pada 1982 dan menewaskan 904 orang.
Sebaliknya, sejumlah rekan setim Martínez mendedikasikan kemenangan itu untuk para korban perang. Lisandro Martínez berkata, “Kami tidak akan mengecewakan rakyat Argentina,” sementara Leandro Paredes menegaskan bahwa Kepulauan Falkland akan selalu menjadi milik Argentina dan kemenangan itu dipersembahkan untuk seluruh bangsa.
Usai laga, Giovanni Lo Celso dan beberapa pemain lain membentangkan spanduk bertuliskan “Kepulauan Falkland adalah bagian dari Argentina”, yang berpotensi membuat tim terkena sanksi FIFA karena larangan pesan politik di lapangan. Sementara itu, Martínez memilih diam.
Kini, sang kiper berselisih dengan sebagian masyarakat Argentina, meski kemenangan di final Minggu malam berpeluang mengubah situasi.



