Legenda Liverpool Kenny Dalgish didiagnosis terkena tumor ganas

Ibukota Indonesia – Legenda klub Turnamen Inggris Liverpoool Kenny Dalgish diberitahukan didiagnosis terkena penyakit kanker, demikian media sosial yang dimaksud bersangkutan.
Dikutip dari laman resmi klub, Selasa, Liverpool menjelaskan Kenny Dalgish berada dalam menjalani perawatan untuk diagnosis kanker.
"Seperti yang tersebut tersirat dari unggahan media sosial saya yang dimaksud tidak ada sengaja, pada waktu ini saya sedang menjalani perawatan kanker. Berbeda dengan pemanfaatan ponsel saya, perawatannya berjalan dengan baik," ujar Kenny.
"Idealnya, ini seharusnya tetap bersifat pribadi oleh sebab itu memang benar seharusnya begitu, tetapi kemampuan teknologi saya yang tersebut payah telah dilakukan memaksa saya untuk melakukan hal ini," sambung dia.
Dalgish menyatakan apabila dirinya sangat menghargai umum bukan mengusik privasinya sama-sama keluarganya pada waktu ini.
"Seperti biasa, terima kasih untuk staf medis yang digunakan luar biasa yang mana sudah pernah menunjukkan kepedulian serta kebijaksanaan yang dimaksud luar biasa, tiada belaka untuk saya tetapi untuk banyak pendatang lainnya. Mereka adalah teladan yang patut dipuji," pungkasnya.
Pihak Liverpool memberikan dukungan, doa terbaik lalu kasih sayang akan terus menyertai Kenny Dalgish beserta keluarganya. Klub juga ingin menekankan permintaannya untuk melindungi privasi ke depannya.
Kenny Dalgish merupakan mantan pemain Liverpool pada tahun 1977 hingga 1990 serta berhasil meraih kemenangan penghargaan Turnamen Inggris, Piala FA hingga Kompetisi Champions.
Sementara itu, sewaktu bermetamorfosis menjadi pelatih, Dalgish mampu mempersembahkan peringkat Turnamen Inggris untuk Liverpool dan juga Premier League dengan Blackburn Rovers.
Sir Kenny Dalglish has confirmed he is undergoing treatment for a cancer diagnosis.
Our support and love is with you, Sir Kenny ❤️
— Liverpool FC (@LFC) June 2, 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



