Blogteknologi

Waspadai ancaman JADEPUFFER, agen AI ransomware pertama di dunia

Kaspersky mengungkap JADEPUFFER, agen AI ransomware yang disebut mampu menjalankan serangan siber secara mandiri, mulai dari mengambil keputusan, mengeksekusi serangan, hingga mengevaluasi dan memperbaiki kegagalan tanpa pengawasan manusia langsung. Perkembangan ini menunjukkan bahwa ancaman siber berbasis AI semakin canggih dan sulit dideteksi oleh sistem keamanan tradisional.

Selain itu, VoidLink, kerangka malware berbasis AI dan cloud-native yang ditemukan pada Januari 2026, menunjukkan bahwa AI generatif juga dapat membantu menciptakan malware canggih.

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Kaspersky menyarankan penerapan threat hunting berbasis AI, arsitektur zero trust, perlindungan menyeluruh pada endpoint, jaringan, aplikasi, dan data, serta pemanfaatan AI untuk mendeteksi dan merespons serangan.

Related Articles

Back to top button