NASA siapkan pembangkit nuklir di Siklus untuk mendukung misi masa depan

Washington – Pembangunan reaktor nuklir dalam Siklus akan membantu NASA memverifikasi pasokan listrik yang andal bagi misi bulan dalam masa depan, kata Rencana Eksekutif NASA untuk Basis Periode Carlos Garcia-Galan pada wawancara dengan RIA Novosti.
“Kami ingin mencapai tahap dalam mana kami menghasilkan kembali puluhan kilowatt listrik, kemudian reaktor nuklir di dalam permukaan Bulan adalah jalan yang mana harus ditempuh. Jadi kami akan melakukan eksperimen kemudian pada akhirnya memulai pembangunan kemampuan itu,” kata Garcia-Galan.
Ia menjelaskan, meskipun NASA dapat memanfaatkan tenaga surya, pada wilayah Bulan yang mana berbagai bayangan, energi surya semata bukan cukup untuk membantu sistem yang dimaksud diperlukan bagi keberadaan manusia secara berkelanjutan.
“Jadi nuklir adalah langkah berikutnya, dimulai dari unit pemanas radioisotop pada aset awal agar sanggup bertahan menyeberangi malam,” tambahnya.
NASA berencana melakukan kumpulan eksperimen lalu secara bertahap merancang kemampuan teknologi yang digunakan dibutuhkan.
Pada Maret lalu, badan antariksa Negeri Paman Sam mengumumkan rencana pembangunan basis permanen pada Bulan secara bertahap di tiga tahap.
Tahap pertama mencakup pengiriman kargo juga peralatan untuk mendirikan infrastruktur dasar energi, sains, lalu komunikasi.
Tahap kedua mengembangkan infrastruktur layak huni menyerupai Bumi juga logistik dengan kontribusi badan antariksa internasional.
Adapun tahap terakhir ditargetkan memungkinkan keberadaan manusia jangka panjang pada Bulan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



